Drama 3 Babak
ANRI, Apa salahku? Bagaimana mungkin kau berkata seperti itu? Aku ini abangmu! (suara bergetar menahan amarah)
Dasar kurang ajar! (Sambil mengangkat tangan hendak menampar, tapi kemudian ditahan. Tangan diturunkan perlahan sambil menghela nafas panjang.)
Aku sudah berusaha membesarkan engkau dik, sejak orang tua kita telah tiada, tapi inikah balasanmu? (air mata menetes)
jangan uda, jangan lakukan…..
anri tidak bersalah…
dia khilaf
semoga Tuhan mengampuni dosanya
sabar uda sabar…
*taken from milis blog narsis*
